Jumat, 20 Maret 2015

Chord Gitar Jar Of Heart

Intro: C#m C#m E F#m I know i can't take one more step towards you A C#m Cause all that's waiting is regret E F#m And don't you know i'm not your ghost anymore You lost the love A F#m I loved the most C#m B9 (A E/G# F#m) I learned to live, half alive F#m C#m B9 E And now you want me one more time  E B9 Who do you think you are C#m Runnin' round leaving scars A Collecting your jar of hearts Am E And tearing love apart B9 You're gonna catch a cold C#m From the ice inside your soul A So don't come back for me Am E C#m Who do you think you are.  C#m B/D# E F#m I hear you're asking all around A C#m If i am anywhere to be found B/D# E F#m But i have grown too strong A (A E/G# F#m) To ever fall back in your arms F#m C#m B9 (A E/G# F#m) I learned to live, half alive F#m C#m B9 E And now you want me one more time  E B9 Who do you think you are C#m Runnin' round leaving scars A Collecting your jar of hearts Am E And tearing love apart B9 You're gonna catch a cold C#m From the ice inside your soul A So don't come back for me Am E Who do you think you are.  C#m G# E F# It took so long just to feel alright C#m G# E F# Remember how to put back the light in my eyes C#m G# E F# I wish i had missed the first time that we kissed C#m G# E F# Cause you broke all your promises A And now you're back G# E You don't get to get me back  E B9 Who do you think you are C#m Runnin' round leaving scars A Collecting your jar of hearts Am E And tearing love apart B9 You're gonna catch a cold C#m From the ice inside your soul A So don't come back for me Am E Who do you think you are. 

Rabu, 18 Maret 2015

Taman Wisata Linggarjati

Taman Wisata Alam Linggarjati adalah salah satu objek wisata alam di Kabupaten Kuningan. Linggarjati adalah salah satu tempat titik awal pendakian ke Gunung Ciremai. Kawasan hutan Linggarjati seluas 11,51 Ha. Kawasan ini merupakan bagian yang terpisah dari kawasan hutan lindung Gunung Ciremai. Taman Wisata Alam Linggarjati terletak di Desa Linggarjati Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan. Keadaan lapangan secara keseluruhan menurun dari arah barat ke timur, dengan ketinggian tempat 55 meter di atas permukaan laut. Flora yang terdapat di kawasan Taman Wisata Alam Linggarjati ini di antaranya : Bungur (Lagerstroemia sp), Pasang (Quercus sp), Kiara (Ficus sp), Lemo (Alstonia scholaris), Jamuju (Podocarpus imbricatus) dan Kiacret (Spathodea campulata). Di sisi lain, keadaan di Taman Wisata Alam Linggarjati tersebut menimbulkan kenyaman bagi wisatawan karena suasana lebih teduh. Jenis fauna yang ada di Taman Wisata Alam Linggarjati adalah jenis burung seperti Burung Pipit (Lonchura leucogastoides) dan Kepodang (Oriolus chinensis), jenis satwa lainnya terutama yang memiliki ukuran tubuh cukup besar relatif tidak ada, hal ini disebabkan karena sempitnya kawasan dan intensifnya pengelolaan kawasan. Di samping panorama alam yang indah Taman Wisata Alam Linggarjati memiliki hawa yang sejuk dan segar. Tidak jauh dari lokasi Taman Wisata Alam Linggarjati ini juga terdapat bangunan yang bernilai sejarah, yaitu gedung tempat berlangsungnya perjanjian Linggarjati antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Belanda yang mempunyai daya tarik tersendiri.

Sistem Pernapasan Manusia

SISTEM PERNAPASAN PADA    MANUSIA
Struktur Alat-alat pernapasan Alat-alat pernapasan pada manusia meliputi : Hidung, Saluran pernapasan (faring, laring, trakea, bronkhus, bronkeolus, alveolus) Paru-paru
1. Hidung Hidung merupakan organ pertama yang dilalui oleh udara. Di dalam rongga hidung terdapat rambut-rambut dan selaput lendir, yang berfungsi sebagai penyaring, penghangat, dan pengatur kelembaban udara yang akan masuk ke paru-paru. Sebaiknya bernapas selalu melalui hidung. Mengapa demikian ? Pernahkah kalian merasa susahnya bernapas lewat hidung ketika flu ?
2. Saluran Pernapasan :
-Faring
Faring (tekak) merupakan persimpangan antara kerongkongan dan tenggorokan. Terdapat katup yang disebut epiglotis (anak tekak) berfungsi sebagai pengatur jalan masuk ke kerongkongan dan tenggorokan. Pernahkah kalian tersedak makanan ? Coba pikirkan apa penyebabnya ? Laring Laring adalah pangkal tenggorokan, terdiri atas kepingan tulang rawan membentuk jakun dan terdapat celah menuju batang tenggorok (trakea) disebut glotis, di dalamnya terdapat pita suara dan beberapa otot yang mengatur ketegangan pita suara sehingga timbul bunyi.
-Trakea (Batang Tenggorok) Berupa pipa yang dindingnya terdiri atas 3 lapisan, yaitu lapisan luar terdiri atas jaringan ikat, lapisan tengah terdiri atas otot polos dan cincin tulang rawan, dan lapisan dalam terdiri atas jaringan epitelium besilia. Terletak di leher bagian depan kerongkongan Bronkhus Merupakan percabangan trakea yang menuju paru-paru kanan dan kiri. Struktur bronkhus sama dengan trakea, hanya dindingnya lebih halus. Kedudukan bronkhus kiri lebih mendatar dibandingkan bronkhus kanan, sehingga bronkhus kanan lebih mudah terserang penyakit Bronkheolus Bronkheolus adalah percabangan dari bronkhus, saluran ini lebih halus dan dindingnya lebih tipis. Bronkheolus kiri berjumlah 2, sedangkan kanan berjumlah 3, percabangan ini akan membentuk cabang yang lebih halus seperti pembuluh. Alveolus Berupa saluran udara buntu membentuk gelembung-gelembung udara, dindingnya tipis setebal selapis sel, lembab dan berlekatan dengan kapiler darah. Alveolus berfungsi sebagai permukaan respirasi, luas total mencapai 100 m2 (50 x luas permukaan tubuh) cukup untuk melakukan pertukaran gas ke seluruh tubuh.
3. Paru-paru
Berjumlah sepasang terletak di dalam rongga dada kiri dan kanan. Paru-paru kanan memiliki 3 lobus (gelambir), sedangkan paru-paru kiri memiliki 2 lobus (gelambir). Di dalam paru-paru ini terdapat alveolus yang berjumlah ± 300 juta buah. Bagian luar paru-paru dibungkus oleh selaput pleura untuk melindungi paru-paru dari gesekan ketika bernapas, berlapis 2 dan berisi cairan

Minggu, 15 Maret 2015

Sistem Eksresi pada Manusia

Sistem Eksresi pada Manusia

Ekskresi merupakan salah satu proses pengeluaran zat dari tubuh. Ekskresi adalah proses pengeluaran sisa metabolisme. Baik berupa urine, keringat, dan pernapasan. Ada 4 alat-alat ekskresi pada manusia, yaitu ginjal, kulit, hati, dan paru-paru. Ginjal mengeluarkan urine, kulit mengeluarkan keringat, hati mengeluarkan empedu bersama urin, dan paru-paru mengeluarkan karbondioksida dan uap air. Nah, kami akan memberi penjelasan kepada masing-masing alat-alat ekskresi tersebut. Langsung saja kita simak yang pertama:

Narkoba dan dampaknya

1. PENGERTIAN NARKOBA Istilah NARKOBA adalah singkatan dari NARkotika, psiKOtropika dan BAhan Adiktif lainnya. Pengertian lebih jelasnya adalah sebagai berikut : a. NARKOTIKA adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan. b. PSIKOTROPIKA adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan syaraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku. c. BAHAN ADIKTIF LAINNYA adalah bahan lain bukan narkotika atau psikotropika yang penggunaannya dapat menimbulkan ketergantungan. d. MINUMAN BERALKOHOL adalah minuman yang mengandung etanol yang diproses dari bahan hasil pertanian ataupun secara sintetis yang mengandung karbohidrat dengan cara fermentasi destilasi atau fermentasi tanpa destilasi, maupun yang diproses dengan cara mencampur konsentrat dengan etanol atau dengan cara pengenceran minuman yang mengandung etanol. 2. PENGGOLONGAN NARKOBA Karena bahaya ketergantungan, penggunaan, dan peredaran Narkoba diatur dalam Undang-Undang, yaitu Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1997 tentang Narkotika dan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika. Penggolongan jenis-jenis Narkoba berikut didasarkan pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. a. Narkotika 1) Narkotika golongan I : berpotensi sangat tinggi menyebabkan ketergantungan tidak digunakan untuk terapi (pengobatan). Contoh : heroin, kokain dan ganja. Putauw adalah heroin tidak murni berupa bubuk. 2) Narkotika golongan II : berpotensi tinggi menyebabkan ketergantungan. Digunakan pada terapi sebagai pilihan terakhir. Contoh : morfin, petidin dan metadon. 3) Narkotika golongan III : berpotensi ringan menyebabkan ketergantungan dan banyak digunakan dalam terapi. Contoh : kodein. b. Psikotropika 1) Psikotropika golongan I : amat kuat menyebabkan ketergantungan dan tidak digunakan dalam terapi. Contoh : MDMA (ekstasi), LSD dan STP. 2) Psikotropika golongan II : kuat menyebabkan ketergantungan, digunakan amat terbatas pada terapi. Contoh : amfetamin, metamfetamin (shabu), fensiklidin dan ritalin. 3) Psikotropika golongan III : potensi sedang menyebabkan ketergantungan, banyak dipergunakan dalam terapi, Contoh : pentobarbital dan flunitrazepam. 4) Psikotropika Golongan IV : potensi ringan menyebabkan ketergantungan dan sangat luas digunakan dalam terapi, Contoh : diazepam, klobozam, fenobarbital, barbital, klorazepam, klordiazepoxide, dan nitrazepam (Nipam, Pil BK/KopIo, DUM, MG, Lexo, Rohyp, dll). c. Bahan Adiktif Lainnya Yang sering disalahgunakan adalah : 1) Alkohol, yang terdapat pada berbagai jenis minuman keras. 2) Inhalansia/solven, yaitu gas atau zat yang mudah menguap yang terdapat pada berbagai keperluan pabrik, kantor dan rumah tangga. 3) Nikotin yang terdapat pada tembakau. 4) Kafein pada kopi, minuman penambah energi dan obat sakit kepala tertentu. 3. JENIS NARKOTIKA a. Narkotika 1) Heroin dikenal dengan nama Putau atau PTW a) Karakteristik (1) Merupakan Narkoba yang sangat cepat menimbulkan ketergantungan. (2) Berupa serbuk putih dengan rasa pahit. Dalam pasaran warnanya bisa putih, coklat atau dadu. (3) Cara penggunaan dapat disuntikan, dihirup dan dimakan. b) Efek (1) Menimbulkan rasa kantuk, lesu, penampilan “dungu”, jalan mengambang, rasa senang yang berlebihan. (2) Konsumsi dihentikan menimbulkan rasa sakit dan kejang-kejang, kram perut, menggigil, muntah-muntah, mata berair, hidung berlendir, hilang nafsu makan dan kehilangan cairan tubuh. (3) Menimbulkan kematian bila over dosis. 2) Ganja dikenal dengan nama mariyuana, hashish, gelek, Budha stick, cimeng, grass a) Karakteristik (1) Menimbulkan ketergantungan psikis yang diikuti oleh kecanduan fisik dalam waktu lama, terutama bagi mereka yang telah rutin menggunakannya. (2) Bentuk daun kering, cairan yang lengket, minyak ‘damar ganja’. b) Efek (1) Menurunkan keterampilan motorik, peningkatan denyut jantung, rasa cemas, banyak bicara, perubahan persepsi tentang ruang dan waktu, halusinasi, rasa ketakutan dan agresif, rasa senang berlebihan, selera makan meningkat. (2) Pengaruh jangka panjang peradangan paru-paru, aliran darah ke jantung berkurang, daya tahan tubuh terhadap infeksi menurun, mengurangi kesuburan, daya pikir berkurang, perhatian ke sekitar berkurang. 3) Morfin a) Karakteristik (1) Analgesik yang kuat. (2) Tidak berbau. (3) Berupa kristal putih yang warnanya menjadi kecoklatan. b) Efek (1) Mengurangi rasa nyeri, kantuk atau turunnya kesadaran. (2) Sembelit, gangguan menstruasi dan impotensi. (3) Pemakaian dengan jarum suntik menyebabkan HIV/AIDS, Hepatitis B & C. (4) Pemakaian dikurangi atau dihentikan : hidung berair, keluar air mata otot kejang, mual, muntah dan mencret. b. Psikotropika 1) Ekstasi dikenal dengan nama inex, XTC, huge drug, yupie drug, essence, clarity, butterfly, black heart, ice. a) Karakteristik (1) Bentuknya berupa tablet dan kapsul warna warni. (2) Cara penggunaan ditelan secara langsung. (3) Mendorong tubuh melakukan aktivitas melampaui batas maksimum. b) Efek (1) Peningkatan detak jantung dan tekanan darah, rasa senang yang berlebihan, hilangnya rasa percaya diri. (2) Setelah efek diatas, biasanya akan terjadi perasaan lelah, cemas dan depresi yang dapat berlangsung beberapa hari. (3) Gerakan tak terkontrol, mual dan muntah, sakit kepala, hilang selera makan dan rasa haus yang berlebihan. (4) Kematian terjadi karena tidak seimbangnya cairan tubuh, baik karena dehidrasi ataupun terlalu banyak cairan. (5) Menimbulkan kerusakan otak yang permanen. 2) Methamphetamine dikenal shabu atau ubas. a) Karakteristik (1) Bentuknya berupa serbuk kristal dan cairan. (2) Mudah larut dalam alkohol dan air. (3) Cara penggunaannya dihisap dengan bantuan alat (bong). b) Efek (1) Menimbulkan perasaan melayang sementara yang berangsur-angsur membangkitkan kegelisahan luar biasa. Aktivitas tubuh dipercepat berlebihan. (2) Penggunaan shabu yang lama akan merusak tubuh, bahkan kematian karena over dosis. (3) Pada mata, anda akan melihat sesuatu yang tidak ingin anda lihat, karena sangat mengerikan. (4) Pada otak, menyebabkan depresi, kepanikan, kecemasan yang berlebihan dan dapat menyebabkan kerusakan otak secara permanen. (5) Pada kulit, pembuluh darah akan mengalami panas berlebihan dan pecah. (6) Pada hati, bahan-bahan kimia yang terkandung dalam shabu bisa melemahkan aktivitas sel-sel hati yang mengakibatkan terjadinya gangguan fungsi hati. 3) Obat penenang dikenal obat tidur, pil koplo, BK, Nipam, Valium, Lexotan, dll. a) Karakteristik (1) Bentuknya berupa tablet. (2) Digunakan dengan cara ditelan secara langsung. b) Efek (1) Bicara jadi pelo, jalan sempoyongan, persepsi terganggu memperlambat kerja otak, pernapasan dan jantung. (2) Dalam dosis tinggi akan membuat pengguna tidur. (3) Penggunaan campuran dengan alkohol akan menghasilkan kematian. (4) Gejala putus zat bersifat lama dan serius, sakit kepala, cemas, tidak bisa tidur, halusinasi, mual, muntah dan kejang. c. Jenis Bahan Adiktif lainnya 1) Alkohol Efek dan alkohol adalah : a) Memperlambat kerja sistem syaraf pusat, memperlambat refleks motorik, menekan pernafasan, denyut jantung dan mengganggu penalaran dan penilaian. b) Menimbulkan perilaku kekerasan, meningkatkan resiko kecelakaan lalu lintas. c) Gejala putus zat mulai dari hilangnya nafsu makan, sensitif, tidak dapat tidur, kejang otot, halusinasi dan bahkan kematian. 2) Zat yang mudah menguap/solvent dikenal Lem Aica Aibon, Thinner, Bensin, Spiritus. Efek zat yang mudah menguap/solvent adalah : a) Begitu dihisap masuk ke darah dan segera ke otak. b) Memperlambat kerja otak dan sistem syaraf pusat. c) Menimbulkan perasaan senang, pusing, penurunan kesadaran, gangguan penglihatan dan pelo. d) Problem kesehatan terutama merusak otak, ginjal, paru-paru, sumsum tulang dan jantung. e) Kematian timbul akibat otak kekurangan oksigen, berhentinya pernafasan dan gangguan pada jantung. 3) Zat yang menimbulkan halusinasi dikenal Jamur, kotoran kerbau, sapi, kecubung. Efek yang menimbulkan halusinasi adalah : 1) Bekerja pada sistem syaraf pusat untuk mengacaukan kesadaran dan emosi pengguna. 2) Perubahan pada proses berfikir, hilangnya kontrol, hilang orientasi dan depresi. 3) Karena halusinasi bisa menimbulkan kecelakaan. 4. BERBAGAI CARA ORANG MENYALAHGUNAKAN NARKOBA Penyalahgunaan Narkoba adalah pemakaian obat-obatan atau zat-zat berbahaya lain dengan maksud bukan untuk tujuan pengobatan dan/atau penelitian serta digunakan tanpa mengikuti aturan serta dosis yang benar. Biasanya orang menyalahgunakan narkoba dengan cara-cara sebagai berikut : a. Oral, atau melalui mulut (dengan cara ditelan) b. Inhalensia, atau dihirup melalui hidung setelah sebelumnya narkoba dibakar seperti rokok. c. Intrasanal-Sniffed, atau narkoba berbentuk tepung, dihirup langsung melalui hidung. d. Injection-intravenal, atau narkoba yang biasanya berbentuk cair/dicairkan dahulu, lalu menggunakan jarum/alat suntik kedalam pembuluh darah. e. Inersi-Anal, yaitu memasukkan narkoba dalam bentuk padat kedalam tubuh melalui lubang dubur/anus. f. Ditaruh dalam luka, atau dengan menaburkan narkoba, berbentuk serbuk dalam luka bagian tubuh yang terlebih dahulu dibuat luka/disayat dengan benda tajam. 5. FAKTOR YANG MENDORONG SESEORANG MENGGUNAKAN NARKOBA Permasalahan penyalahgunaan Narkoba merupakan permasalahan yang demikian kompleks yang merupakan hasil interaksi 3 (tiga) faktor, yaitu : Faktor Individu, Faktor Lingkungan Sosial dan Faktor Ketersediaan Narkoba itu sendiri. a. Faktor Individu 1) Aspek kepribadian a) Tingkah laku anti sosial antara lain : keinginan melanggar, sifat memberontak, tak ingin hal-hal yang bersifat otoritas, menolak nilai-nilai tradisional, mudah kecewa, tidak sabar serta adanya keinginan diterima di kelompok pergaulan. b) Kecemasan dan depresi antara lain : tidak mampu menyelesaikan kesulitan hidup, menghindari rasa cemas dan depresi, sehingga melarikan diri ke penyalahgunaan Narkoba. 2) Aspek pengetahuan, sikap dan kepercayaan antara lain : mengikuti orang lain yang menggunakan, tidak mengetahui bahaya Narkoba, ingin coba-coba agar diterima di lingkungan pergaulan. 3) Keterampilan berkomunikasi menolak tekanan teman sebaya. 4) Faktor genetik. b. Faktor Lingkungan/Sosial Penyebab penyalahgunaan Narkoba antara lain : kondisi keluarga/orang tua, pengaruh teman/kelompok sebaya, faktor sekolah, pengaruh iklan dan kehidupan masyarakat modern. c. Faktor ketersediaan Antara lain : tersedia dimana-mana dan mudah diperoleh karena maraknya peredaran Narkoba, Indonesia sudah sebagai produsen Narkoba, bisnis Narkoba yang menjanjikan keuntungan besar, kultivasi gelap ganja di beberapa daerah di Indonesia serta penegakan hukum yang belum tegas dan konsisten. Dari ketiga faktor penyebab seseorang menggunakan Narkoba, yang terpenting adalah faktor individu. Masing-masing individu harus bertanggung jawab atas perilakunya dan tidak dapat mempermasalahkan orang lain atau keadaan yang dihadapinya. Untuk itu ia harus dapat mengambil keputusan apa yang baik atau buruk bagi dirinya sendiri. 6. DAMPAK/AKIBAT PENYALAHGUNAAN NARKOBA a. Bagi Diri Sendiri 1) Fungsi otak dan perkembangan normal remaja terganggu, mulai dan ingatan, perhatian, persepsi, perasaan dan perubahan pada motivasinya. 2) Menimbulkan ketergantungan, over dosis, gangguan pada organ tubuh, seperti : hati, ginjal, paru-paru, jantung, lambung, reproduksi serta gangguan jiwa. 3) Perubahan pada gaya hidup dan nilai-nilai agama, sosial dan budaya, misalnya tindakan asusila, asosial bahkan anti sosial. 4) Akibat jarum suntik yang tidak steril dapat terkena HIV/AIDS, radang pembuluh darah, jantung, Hepatitis B dan C, Tuberculosis, Abses. b. Bagi Keluarga 1) Orang tua menjadi malu, sedih, merasa bersalah, marah bahkan kadang-kadang sampai putus asa. 2) Suasana kekeluargaan berubah tidak terkendali karena sering terjadi pertengkaran, saling mempersalahkan, marah, bermusuhan, dll. 3) Uang dan harta benda habis terjual, serta masa depan anak tidak jelas karena putus sekolah dan menganggur. c. Bagi Masyarakat 1) Lingkungan menjadi rawan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba. 2) Kriminalitas dan kekerasan meningkat. 3) Ketahanan kewilayahan menurun. 7. APA YANG MENYEBABKAN SESEORANG MENGGUNAKAN NARKOBA a. Untuk bergembira. b. Mudah dipengaruhi kawan. c. Rasa ingin tahu yang tinggi untuk mendapatkan pengalaman baru dan sensasi. d. Ikut-ikutan teman karena takut kena ejekan, misalnya; tidak macho, seperti banci dan sebagainya. e. Solidaritas kelompok. f. Karena takut kena tekanan dari anggota kelompok. g. Ingin menonjol dengan tampil berani. h. Menghilangkan rasa bosan dan stress karena menganggap Narkoba dapat menyelesaikan masalah. i. Keinginan untuk berontak terhadap kekuasaan orang tua. j. Mudah mendapatkan Narkoba. 8. CIRI-CIRI PENYALAHGUNA NARKOBA a. Perubahan Fisik dan Lingkungan Sehari-hari 1) Jalan sempoyongan, bicara pelo (tidak Jelas). Sering mengurung diri. 2) Kamar selalu dikunci. 3) Sering didatangi atau menerima telepon dari teman-teman yang tidak dikenal. 4) Ditemukan obat-obatan, peralatan seperti kertas timah, jarum suntik, korek api di kamar/di dalam tasnya. 5) Sering kehilangan uang/barang yang berharga di rumah. b. Perubahan Psikologis Malas belajar, mudah tersinggung dan sulit berkonsentrasi. c. Perubahan Perilaku Sosial 1) Menghindari kontak mata langsung, melamun atau linglung. 2) Berbohong atau manipulasi keadaan. 3) Kurang disiplin dan suka membolos. 4) Mengabaikan kegiatan ibadah. 5) Menarik diri dari aktivitas keluarga dan sering mengurung diri di kamar/tempat-tempat tertutup. 9. REMAJA YANG BERESIKO TINGGI MENYALAHGUNAKAN NARKOBA : a. Tidak berada dalam pengawasan orang tua. b. Tidak bisa berkomunikasi dengan orang tua. c. Pengendalian diri yang rendah. d. Kepercayaan diri dan harga diri yang rendah. e. Tidak mau mengikuti aturan/norma/tata tertib. f. Suka mencari sensasi. g. Bergaul dengan penyalahguna Narkoba. h. Merasa dikucilkan dan sulit menyesuaikan diri. i. Memiliki anggota keluarga penyalahguna Narkoba. j. Rendah penghayatan spiritualnya. 10. APAKAH NARKOBA BISA MELUPAKAN MASALAH : a. Narkoba hanya bisa menolong orang melupakan masalah sesaat saja bukan menghilangkannya. b. Narkoba tidak akan memecahkan masalah justru menambah masalah. c. Narkoba menjadikan tubuh dan pikiranmu menderita karena efeknya yang sangat merusak. d. Akibat Narkoba bisa masuk penjara karena kejahatan akibat penyalahgunaan Narkoba menduduki tingkat tertinggi dalam daftar kejahatan di Indonesia. 11. PERAN ORANG TUA AGAR ANAKNYA BEBAS NARKOBA a. Ikut terlibat dalam kegiatan anak-anaknya 1) Anak yang dekat dengan orang tua kecil resikonya untuk terkena pengaruh buruk Narkoba. 2) Bina kebersamaan dengan membuat kegiatan rutin bersama anak. 3) Menanyakan kemana dan dengan siapa anak pergi dan mengerjakan apa saja. 4) Berada di rumah saat anak pulang sekolah karena waktu yang berbahaya adalah antara pukul 4 sampai 6 sore, dimana tidak ada orang yang mengawasi. Untuk itu agar diatur waktu kerja sehingga anak ada yang mengawasi. 5) Usahakan makan bersama sesering mungkin. Karena waktu makan bersama merupakan saat yang tepat untuk mendiskusikan tentang kegiatan anak. b. Belajar untuk Berkomunikasi 1) Jelaskan kepada anak untuk menjauhi Narkoba walau hanya sekali dan dimanapun. Beritahu bahayanya. 2) Jadilah pendengar yang baik. 3) Beri jawaban yang jujur atas semua pertanyaannya, jangan memberitahu apa yang tidak kamu ketahui, tawarkan untuk menemukan jalan keluar. Jelaskan bahwa orang tua tidak menginginkan anaknya menggunakan Narkoba. 4) Gunakan media elektronik (TV), iklan-iklan dan berita-berita tentang Narkoba untuk memperkenalkan Narkoba kepada anaknya. 5) Jangan bereaksi berlebihan apabila anak memberikan pendapatnya tentang Narkoba. 6) Berikan contoh kepada anak tentang cara-cara menolak Narkoba untuk situasi yang berbeda. 7) Ajarkan anak untuk berani berkata “TIDAK” pada Narkoba. c. Memberi Contoh 1) Beri contoh hidup sehari-hari yang baik. 2) Jadilah model yang baik sehingga dapat menjadi panutan bagi anak. 3) Cari bantuan professional untuk membantu mengatasi masalah bila diperlukan. d. Buat aturan keluarga yang jelas dan tegas 1) Buat aturan yang jelas dan diskusikan tentang konsekuensinya bila melanggar aturan. 2) Tentukan waktu pulang ke rumah secara tegas. 3) Memantau keberadaan anak pada waktu-waktu tertentu baik melalui telepon maupun handphone. 4) Hubungi orang tua yang rumahnya disinggahi atau digunakan untuk pesta pada malam hari. 5) Ajak pulang secara baik-baik apabila pesta tersebut menggunakan Narkoba. 6) Dengarkan naluri anda apabila merasa ada sesuatu yang tidak beres. e. Kembangkan Tradisi Keluarga dan Nilai-nilai Agama 1) Kerjakan pekerjaan rumah bersama seluruh keluarga pada hari libur. 2) Rekreasi pada waktu-waktu tertentu. 3) Sholat atau do’a bersama. 4) Terapkan budaya mengakui kesalahan baik dari orang tua kepada anak maupun anak kepada orang tua. 5) Gali potensi anak untuk lebih dikembangkan melalui berbagai kegiatan. f. Orang Tua Berperan sebagai Pembimbing dan Pendidik 12. APA YANG DILAKUKAN BILA ANAK ANDA TERLIBAT NARKOBA a. Bersikap tenang, objektif dan kendalikan emosi. b. Bertindaklah secara sportif dan sadar serta tidak menimpakan seluruh kesalahan pada anak. c. Penyalahgunaan Narkoba biasanya merupakan gejala dari masalah yang sudah berakar/lama. Untuk itu perlu diselidiki dan diatasi secara kekeluargaan. d. Cari bantuan seorang professional, dokter keluarga atau konselor yang terlatih, apabila sulit mengendalikan diri. e. Jika anak anda sudah terjerumus kedalam penyalahgunaan Narkoba, sebaiknya anak tersebut tidak disembunyikan, karena akan menyebabkan anak semakin menderita. f. Jujur terhadap diri sendiri dengan mengakui kesalahan, dan orang tua jangan merasa benar sendiri. Saling memaafkan untuk setiap kesalahan sikap, kata-kata dan perbuatan di masa lalu yang menyakitkan. g. Ajak anak anda untuk berobat atau ke panti-panti rehabilitasi. h. Jangan merasa aib jika anak atau keluarga anda menyalahgunakan Narkoba, karena siapapun dapat terkena hal yang sama. 13. CARA MENGHINDARKAN DIRI DARI NARKOBA a. Siapkan mental/diri untuk menolak apabila ditawari Narkoba. b. Hati-hati dalam memilih teman bergaul, karena teman yang baik tidak akan menjerumuskan pada hal-hal yang tidak baik. c. Belajar berkata “TIDAK” apabila ditawari dengan alasan yang tepat, dan kalau terus memaksa tinggalkan tempat itu. d. Tingkatkan prestasi untuk mewujudkan cita-cita dan kembangkan bakat yang ada demi masa depan. e. Lakukan kegiatan-kegiatan yang positif untuk mengisi waktu luangmu dengan menyalurkan hobi dan yang dapat membuat lebih mandiri. f. Tingkatkan iman dan taqwa. 14. CARA MENGATAKAN TIDAK PADA NARKOBA a. Katakan “TIDAK”. “MAAF SAYA TIDAK TERTARIK”. “UNTUK SATU INI ….. AKU TIDAK BISA”. b. Tatap matanya, bersikap tenang, dan cepat berlalu dan mengatakan “aku ada urusan lain”, “maaf aku harus pergi”; “saya ada ujian besok dan saya harus belajar di rumah”, “saya dalam perawatan dokter dan tidak boleh menggunakan obat lain tanpa anjuran dokter”. c. Gantilah topik pembicaraan, misalnya masalah olah raga, film, kesenian dan lain-lain. d. Kalau tetap memaksa, “TINGGALKAN”. 15. CARA MENGHADAPI TEMAN YANG KETERGANTUNGAN NARKOBA, YANG PERLU DILAKUKAN ADALAH : · Tetap berteman dengannya tapi tidak ikut-ikutan · Utarakan secara terbuka dan jujur tentang keprihatinan anda mengenai keadaan dirinya pada waktu yang bersangkutan dalam keadaan tenang. Jangan menuduh, menghakimi serta membuatnya tersinggung tapi diskusikan mengapa ia sampai menggunakan Narkoba. · Ingatkan bahwa kesembuhan tidak dapat dipaksakan, sehingga sebagai pecandu harus siap dan mau dibantu. · Gali perasaan dan kehidupan sosial yang dialaminya menyebabkan yang bersangkutan memutuskan untuk menggunakan Narkoba. · Tunjukkan bahwa anda peduli dan siap membantu bila ia ingin sembuh.

9B

Share pengalaman ketiga dismpn 6 depok nih hahaha.
9B? yaampun kelas paling rame, banyak orang baper, mainnya keroyokan, sadis deh cowok-cowoknya, sering diomelin, tapi mereka seru, kompak!! kalo jadi supporters (tulisanya gini bkn?), nanti bakal kangen nih huhu-_-
INI mereka: lucu yakk..

Jumat, 13 Maret 2015

Bioteknologi

  Bioteknologi adalah pemanfaatan prinsip-prinsip ilmiah yang menggunakan makhluk hidup untuk menghasilkan produk dan jasa guna kepentingan manusia. Bioteknologi sebenarnya bukanlah merupakan suatu disiplin ilmu, melainkan merupakan penerapan ilmu, yaitu suatu teknik dalam biologi. Ilmu-ilmu pendukung dalam bioteknologi meliputi mikrobiologi, biokimia, genetika, biologi sel, teknik kimia, dan enzimologi. Dalam bioteknologi biasanya digunakan mikroorganisme atau bagian-bagiannya untuk meningkatkan nilai tambah suatu bahan.
Bioteknologi Bioteknologi dapat digolongkan menjadi bioteknologi konvensional/tradisional dan modern. Bioteknologi, semenjak awal diterapkannya sampai awal tahun 1857 disebut era bioteknologi mikrobial. Karena pada masa itu belum diketahui bahwa makanan fermentasi merupakan hasil kerja makhluk hidup. Produk-produk era tersebut antara lain bir, roti, keju, yoghurt, susu asam dan, sake.

Bioteknologi konvensional: Bioteknologi konvensional merupakan bioteknologi yang memanfaatkan mikroorganisme untuk memproduksi alkohol, asam asetat, gula, atau bahan makanan, seperti tempe, tape, oncom, dan kecap. Mikroorganisme dapat mengubah bahan pangan. Proses yang dibantu mikroorganisme, misalnya dengan fermentasi, hasilnya antara lain tempe, tape, kecap, dan sebagainya termasuk keju dan yoghurt. Proses tersebut dianggap sebagai bioteknologi masa lalu. Ciri khas yang tampak pada bioteknologi konvensional, yaitu adanya penggunaan makhluk hidup secara langsung dan belum tahu adanya penggunaan enzim. Beberapa contoh penerapan bioteknologi konvensional dalam pengolahan bahan makanan diantaranya pengolahan produk susu yang dapat diolah menjadi bentuk-bentuk baru, seperti yoghurt, keju, dan mentega. Pengolahan produk nonsusu seperti kecap dan tempe. Contoh lain penerapan bioteknologi konvensional dalam bidang pertanian diantaranya penanaman secara hidroponik dan penanaman secara aeroponik.

Bioteknologi Modern:
Bioteknologi modern meliputi bioteknologi bidang kedokteran, bioteknologi bidang pertanian, bioteknologi bidang peternakan, dan bioteknologi bahan bakar masa depan. Adapun contoh penerapan bioteknologi modern diantaranya rekayasa genetika yang meliputi transplantasi inti, fusi sel, teknologi plasmid, dan rekombinasi DNA. Bioteknologi bidang kedokteran meliputi pembuatan antibodi monoclonal, vaksin, antibiotika, dan hormon. Bioteknologi bidang pertanian meliputi pembuatan tumbuhan yang mampu mengikat nitrogen, dan tumbuhan tahan hama. Bioteknologi bidang peternakan, bioteknologi bahan bakar masa depan, serta bioteknologi pengolahan limbah.

8C

Share pengalaman kedua nih. Hahaha 8c? wedehh ini kelas freak banget, kata kelas-kelas yg lain sih kelas 'kayak' unggulan gitu, ah tapi sama aja. Muridnya 45, paling seneng kalo jamkos, guru gamasuk, gaada PR, guru ngeshare pengalamannya, ya kayak kelas biasa aja. Sama nih sering diomelin guru, dibanding-bandingin sama kelas 9A yg unggulan-_- tertekan deh pokoknya
BTW nih foto 8c:

7F

Weits share pengalaman nih. Dulu saya kelas 7 disini nih, anaknya badung banget, masuk BK setiap hari, langganan omelan guru, kelasnya sumpek, gelap, lembab, DLL tapi yagitu kocak-kocak anaknya, seru deh...
Nih mereka: